lab.fst@apps.uinjkt.ac.id
Pusat Laboratorium Terpadu
Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat, Banten, Indonesia - 15412

PUSAT LABORATORIUM TERPADU

Fakultas Sains dan Teknologi
B » Berita  »  Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026
Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026
Beranda » Berita  »  Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026
Pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi memulai pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026, Senin (8/6/2026). Sebagai salah satu dari 55 PTKIN penyelenggara, UIN Jakarta melayani pelaksanaan ujian nasional yang berlangsung pada 8–14 Juni 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, M.A., M.H., mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara optimal untuk memastikan ujian berjalan lancar. UIN Jakarta menyiapkan 33 laboratorium komputer yang digunakan dalam 12 sesi ujian selama empat hari.

"Alhamdulillah, pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di UIN Jakarta berlangsung lancar. Seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan terus kami pantau agar peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman," ujarnya.

UIN Jakarta juga memberikan perhatian pada layanan inklusif bagi peserta berkebutuhan khusus. Tahun ini, empat peserta difabel—terdiri atas dua tunanetra dan dua tunagrahita—mengikuti ujian dengan dukungan ruang khusus serta pendampingan selama proses seleksi.

Melalui jalur UM-PTKIN, UIN Jakarta menyediakan kuota 3.034 mahasiswa baru dan tetap menjadi salah satu PTKIN favorit dengan 14.398 peminat. Sebanyak 5.618 peserta mengikuti ujian di Kampus I, II, dan III UIN Jakarta.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., mengapresiasi meningkatnya minat masyarakat terhadap PTKIN. Menurutnya, peningkatan jumlah pendaftar mencerminkan keberhasilan berbagai inovasi penerimaan mahasiswa baru serta semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di PTKIN. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur digital agar pelaksanaan SSE berjalan optimal, aman, dan andal.

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd. Aziz, menyebutkan UM-PTKIN 2026 diikuti 64.479 peserta yang melaksanakan ujian di 59 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 43 peserta difabel, 20 peserta non-Muslim, serta seorang peserta asal Papua Nugini yang turut mengikuti seleksi untuk melanjutkan studi di Indonesia.