PLT - (Semarang, 16–19 Juli 2026) – Forum Group Discussion (FGD) Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FORDEK FST PTKIN) 2026 yang diselenggarakan di Semarang menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai langkah nyata dalam memperkuat tata kelola dan pengembangan laboratorium di lingkungan PTKIN. Pertemuan yang dihadiri para Kepala Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN dari berbagai daerah ini menjadi wadah kolaborasi untuk merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap tantangan pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi.
Dalam forum tersebut, peserta menyepakati enam poin rekomendasi utama yang akan menjadi usulan kepada Kementerian Agama RI sekaligus arah pengembangan laboratorium PTKIN ke depan.

Pertama, forum merekomendasikan penambahan nomenklatur Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) pada PTKIN yang belum tercantum dalam KMA Nomor 1150 Tahun 2025. Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian jenjang karier sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga PLP di lingkungan PTKIN.
Kedua, forum menegaskan pentingnya pemenuhan kapasitas laboratorium dalam setiap usulan pembukaan program studi baru. Kesiapan SDM, sarana-prasarana, serta peralatan laboratorium dinilai menjadi prasyarat utama agar pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.
Ketiga, peserta mendorong agar program revitalisasi laboratorium menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Revitalisasi tidak hanya berorientasi pada pengadaan alat baru, tetapi juga mencakup penyediaan suku cadang, pemeliharaan, kalibrasi, hingga perbaikan peralatan agar operasional laboratorium tetap terjaga.
Keempat, Forum Kepala Laboratorium FST PTKIN menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi melalui pertukaran informasi, pengalaman, praktik terbaik (best practices), serta pengembangan inovasi laboratorium di seluruh PTKIN.
Kelima, forum menilai bahwa pendampingan akreditasi laboratorium berbasis ISO/IEC 17025:2017 yang difasilitasi Kementerian Agama merupakan kebutuhan strategis dalam meningkatkan mutu layanan, kompetensi laboratorium, serta daya saing laboratorium PTKIN di tingkat nasional maupun internasional.
Keenam Sebagai penutup, forum juga menetapkan Dr. Iwan Aminudin, S.Hut.,M.Si dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Ketua Forum Kepala Laboratorium FST PTKIN, didampingi Dr. Arifah dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Wakil Ketua, untuk masa bakti sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui hasil FGD FORDEK FST PTKIN 2026 ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar laboratorium PTKIN sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pelayanan laboratorium yang berstandar nasional maupun internasional.

